BANTUAN KHUSUS UNTUK ANAK ADHD

Seringkali orangtua yang mempunyai anak dengan ADHD membutuhkan bantuan khusus yang bisa diperoleh dari bacaan-bacaan, kelompok pendukung (support group) atau para profesional di bidang kesehatan khusus bagi anak dengan ADHD. Mungkin anda akan merasa malu meminta bantuan. Sebaliknya, anda seharusnya merasa bangga karena memberikan perhatian khusus pada anak anda.

Bacaan

Bacaan dapat memberikan masukan mengenai ide-ide terbaru yang bisa kita coba. Di halaman belakang buku pegangan ini ada daftar judul-judul buku yang ada hubungannya dengan ADHD.

Kelompok Pendukung (Support Group)

Sebuah kelompok pendukung terdiri dari mereka yang mempunyai perhatian yang sama dan mengadakan pertemuanpertemuan

untuk berbagi pengalaman, nasihat dan dukungan. Kelompok dapat dipimpin oleh seorang ayah atau ibu dari salah seorang anak., seorang ahli, dan mempunyai format atau susunan sendiri. Support group bisa meminta pembicara yang telah berpengalaman luas mengenai anak dengan ADHD, bisa juga mengadakan pertemuan-pertemuan yang ada tanya jawabnya. Kelompok pendukung bisa memusatkan kegiatan pada hal tertentu, misalnya memberikan pelatihan-pelatihan atau mempelajari pendidikan komunitas. Dari kelompok pendukung ini adapat diperoleh informasi,

teknik,

dokter, babysitter yang ahli / biasa menangani anak dengan ADHD. Yang paling utama dalam sebuah kelompok pendukung ialah adanya keakraban dan pengertian antar anggota.

TERAPI

Seorang terapis yang terlatih memberikan dukungan pada seorang anak atau orang tua, bukan pada kelompok. Seorang terapis akan memberikan berbagai solusi, saran-saran dan dukungan. Terapis yang baik memiliki kewajiban moral, etika dan bertanggung jawab sehingga anda tidak pernah khilang semangat dan juga dia akan membuka hal-hal yang konfidensial.

Mungkin anda berpikir bahwa penyelenggaraan terapi adalah dengan berbaring dan berbicara dengan seorang analis yang akan mengatakan ìcoba ceritakanî sepanjang proses terapi. Jenyataannya tidak demikian karena kebanyakan dilakukan dengan duduk santai berhadapan dan membicarakan sebuah persoalan yang khusus.

Jenis-jenis Terapi

Anda bisa mendapatkan berbagai macam terapis dengan latar belakang dan cara terapi yang berbeda. Seorang terapis mungkin seorang psikolog, psikiater, perawat, konselor atau pekerja sosial. Mereka mungkin akan memusatkan penyelenggaraan terapi pada perkembangan, emosi, tingkah laku atau pola pikir. Sebelum memulai dengan terapi ada baiknya anda mengetahui apa yang anda ingin peroleh, mungkin mengenai perubahan tingkah laku atau pemecahan problem dengan emosi atau anda ingin mengetahui lebih banyak mengenai cara-cara umum yang dapat dilakukan pada anak dengan ADHD.

Carilah terapis yang bisa diajak bekerja sama, yang bisa dipercaya dan yang benar-benar membantu anda mencapai tujuan.

MENCARI DOKTER YANG BAIK

Seorang dokter atau terapis yang mengkhususkan diri dalam ADHD bisa merupakan:Dokter Keluarga Anda ñ jika dokter keluarga tidak sanggup, dia akan memberikan referensi seorang dokter lain.Kelompok Pendukung (Support Group) di area anda ñ anda bisa mendapatkan alamatnya dari teman atau guru.Perusahaan Asuransi Pendidikan- bukan hanya memberikan layanan asuransi pendidikan, tetapi juga mempunyai daftar dokter ahli ADHDRumah Sakit Anak- bisa merupakan tempat bertanya mengenai berbagai tenaga ahli yang praktik disana.

Apa yang Akan Ditanyakan Pada Terapis

Dibawah ini ada daftar pertanyaan yang dapat diajukan pada pertemuan pertama:Latar belakang- meliputi: pendidikan, pengalaman dan bidang khusus yang ditangani.Pengalaman dengan ADHD- jumlah anak / orang tua yang pernah ditangani dengan pelatihan yang diterapkan. Cara menangani ADHD- Apa yang menjadi tujuan / goal dalam menangani, lamanya dan cara-cara / metoda yang dipakai (tingkah laku, lingkungan, kognitif, pengobatan).

Pelayanan yang tersedia- pelayanan apa saja yang diberikan

Apa yang diharapkan dari pertisipasi anda- jelaskan mengenai keikut sertaan anda dalam terapi: apakah anda akan menjadi peserta yang pasif atau aktif, dan bagaimana hasilnya nanti ñ apakah akan ada perubahan dalam tingkah laku si anak (mis.: mengubah pola makan).

Sumber: http://www.kesulitanbelajar.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: