Anak Autis yang Kini Menjadi Desainer Alat Peternakan Ternama

Saturday, 08 May 2010
Terlahir sebagai anak autis bukan berarti dunia Anda harus berakhir.Temple Grandin membuktikan bahwa seorang anak autis pun bisa menjadi manusia sukses dan menjadi panutan banyak orang.
HIDUP terasa sangat sulit bagi Grandin kecil. Belum genap berusia dua tahun,wanita kelahiran Boston, Massachusetts, Amerika Serikat tersebut sudah didiagnosis mengalami kerusakan otak.

Penderitaan Grandin serasa makin lengkap saat dokter mendiagnosisnya sebagai penderita autis saat usianya menginjak empat tahun. Tidak seperti anak normal pada umumnya yang sudah mahir berbicara saat berusia dua tahun, Grandin tidak bisa mengucap satu patah kata pun hingga berusia 3,5 tahun.Suara-suara yang keluar dari mulutnya hanyalah gumaman, jeritan, dan berbagai suara tidak jelas lainnya.Menyadari anaknya yang sulit berbicara, orang tua Grandin, yaitu Richard dan Eustacia, mempekerjakan seorang pengasuh yang khusus bertugas untuk mengajak Grandin kecil berbicara selama berjam-jam tiap hari.

Usaha ini berdampak positif karena Grandin mulai bisa berbicara walau terbata-bata. Karena kesulitan berkomu-nikasi dengan manusia, Grandin kemudian menenggelamkan diri untuk berkomunikasi dengan binatang. Dia sangat mencintai berbagai macam hewan dan dengan penuh kesabaran merawatnya.Pengalaman bersama hewan-hewan inilah yang kemudian mengantar Grandin menjadi salah satu ahli ilmu hewan serta desainer peralatan peternakan ternama di dunia. Berkat ”pergaulannya” dengan berbagai hewan,dia memahami kehidupan mereka, sehingga wanita kelahiran 29 Agustus 1947 tersebut bisa membangun kandang khusus bagi sapi agar mereka nyaman serta berbagai peralatan peternakan yang dinilai banyak orang sangat melindungi hewan ternak.

Karena menderita autis pula, Grandin sanggup menciptakan squeeze-box yang digunakan untuk menenangkan manusia supersensitif. Dia menciptakan alat ini pada usia 18 tahun, setelah melihat seekor sapi terikat sebuah ”tabung penenang” saat dokter hewan memeriksanya.” Saya adalah seorang pemikir visual, bukan bahasa. Otak saya dipenuhi gambargambar, bukan berbagai macam penjelasan,”tuturnya. Bila melihat kesuksesannya saat ini Grandin tidak pernah berhenti berterima kasih kepada orangorang yang mendukungnya dari kecil.Kendati sempat mengalami masa buruk saat di SMP dan SMA, orang-orang terdekat Grandin, ayah, ibu, guru privat, hingga pengasuh terus mendorongnya untuk maju.Dorongan seperti itulah yang dia minta kepada orang tua yang memiliki anak autis.

Setelah lulus dari Hampshire Country School pada 1960, Grandin melanjutkan studi sarjananya di jurusan psikologi Arizona State University dan kemudian meraih gelar doktor ilmu hewan dari Universitas Illinois, Urbana-Champaign, 1989.Wanita yang masuk dalam daftar orang paling berpengaruh 2010 versi majalah TIME ini mulai memberanikan diri menjadi pembicara seminar pada pertengahan 1980-an. Adalah Ruth C Sullivan,salah satu pendiri Masyarakat Austis Amerika (ASA) yang mengajaknya. Seiring semakin terbukanya masyarakat AS mengenai keadaan autis, Grandin pun laris sebagai pembicara seminar ataupun diundang ke berbagai acara televisi dari Today Show hingga Larry King Live.

Grandin pun bukan hanya mengukuhkan dirinya sebagai desainer top peralatan peternakan serta ahli ilmu hewan, tapi juga pembicara dan penulis soal autis. Kini, dia mendesain setengah peralatan dan fasilitas peternakan yang ditangani AS serta menjadi konsultan bagi berbagai perusahaan dari Swift,Burger King, hingga McDonald. Selain itu, Grandin juga berstatus sebagai profesor ilmu hewan di Colorado State University.HBO bahkan secara khusus membuat film tentang kisah hidup Grandin yang luar biasa dalam salah satu serial mereka.Film itu dimainkan aktris Claire Danes yang terkenal lewat ”Romeo and Juliet”. (maesaroh)

Sumber: berita harian Seputar Indonesia, sabtu080510

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: